Belitung — Ketua Tim Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Robby, S.E., melakukan kunjungan kerja ke Kampung Zakat Desa Juru Seberang, Kabupaten Belitung, pada Senin (13 oktober 2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk meninjau langsung pelaksanaan program Kampung Zakat yang telah dicanangkan sejak tahun 2024. Melalui kegiatan ini, tim melakukan dialog bersama penyuluh, pengurus dan masyarakat pelaku usaha lokal untuk mengevaluasi capaian serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program.
“Kami ingin menggali apa saja kegiatan yang telah dilaksanakan dalam bidang produksi, pemasaran, dan distribusi produk. Kendala utama yang kami temukan hari ini adalah terkait bahan baku dan pemasaran,” ujar Pak Robby dalam sesi diskusi.
Beliau menegaskan bahwa aspek pemasaran menjadi fokus penting dalam upaya mengembangkan produk-produk lokal berbasis pemberdayaan zakat.
“Kalau kita kerjakan bersama-sama, insyaallah produk yang dihasilkan ibu-ibu Kampung Zakat ini bisa dikenal lebih luas, bahkan sampai keluar Belitung,” tambahnya.
Salah satu produk unggulan yang mendapat perhatian adalah abon kepiting, hasil olahan masyarakat Kampung Zakat. Menurut Pak Robby, kualitas produk tersebut sudah sangat baik dan layak dikembangkan lebih luas melalui jejaring pemasaran terpadu.
Lebih lanjut, beliau berharap sinergi antara Kemenag, penyuluh agama, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dapat terus ditingkatkan untuk memperkuat ekonomi umat berbasis zakat dan wakaf produktif.
“Kita cari bersama solusi atas kendala bahan baku dan pemasaran agar produksi bisa berjalan lancar. Mudah-mudahan dengan semangat kolaborasi, Kampung Zakat Juru Seberang bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi umat di Belitung,” pungkasnya.
Kunjungan diakhiri dengan doa dan harapan agar kegiatan pemberdayaan ekonomi umat di Kampung Zakat Juru Seberang dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar.